Suatu hari ada sebuah keluarga yang tinggal di rumah kecil di sebuah gang dekat pasar tradisional. Rumah itu penuh dengan kebisingan dan bau-bau tidak sedap. Keluarga mereka terdiri dari seorang ayah, ibu dan empat orang anak.
Sang ayah hanya bekerja sebagai pedagang makanan kaki lima, dan ibu hanya mengurusi rumah dan keluarga saja.
Sang ayah selalu memulai aktivitas sehari-harinya ketika siang hari. Dia selalu berbelanja bahan baku makanan pada siang hari hingga sore hari, lalu dilanjutkan dengan bersiap-siap untuk membuka tokonya. Dia berdagang dari sore hingga subuh, dan sepulangnya kerumah, dia pun langsung membereskan sisa bahan baku untuk disimpan kembali, lalu beristirahat hingga siang hari.
Sedangkan sang ibu selalu memulai aktivitasnya dari pagi hari. Dia menyiapkan makan pagi keluarga itu, kemudian membelikan beberapa belanjaan sang ayah (barang barang kecil guna untuk dipakai di toko sang ayah). Beristirahat pada siang hari, dan membereskan rumah pada sore hari. Pada malam hari, dia selalu menemani anak anaknya bermain, lalu tidur ketika semuanya selesai.
Begitulah aktivitas mereka terjadi. Berulang-ulang tanpa ada perbedaan yang berarti. APAKAH TIDAK BOSAN UNTUK MEMILIKI RUTINITAS YANG SAMA SETIAP HARI?
Sang ayah sangat ingin melihat anak-anaknya sukses, dan sang ibu ingin berbakti pada keluarga. Mereka tetap melakukan semua itu hanya untuk anak-anaknya, walaupun sebenarnya mereka sangat penat.
Suatu hari, ada salah satu dari anak itu bertanya kepada orang tuanya. "Ibu, ayah, kenapa kalian selalu tersenyum? Aku lihat kehidupan kalian sangat membosankan dan kalian sangat tertekan dengan kami yang nakal ini, tetapi kenapa kalian selalu tersenyum?"
Sang ayah berkata kepada anak itu sambil menggendong nya, "dengar yah nak. kita tersenyum bukan karena sesuatu yang baik terjadi" (jari telunjuk ayah menghampiri hidung sang anak). "Tetapi sesuatu yang baik terjadi karena kita tersenyum", sahut sang ibu dengan senyumannya.
Anak itu menunjukan wajah kebingungannya. Lalu sang ayah berkata, "tidak heran jika kamu bingung, tapi ayah yakin suatu saat nanti kamu akan mengerti."
sekian.
Mungkin cerita itu tidak sepenuhnya fakta. tetapi sekarang anak itu sudah tumbuh dewasa dan sudah mengerti akan hal tersebut.
Anak itu selalu beruntung di kehidupannya. Mungkin itu dikarenakan dia selalu tersenyum kepada dunia dan semua orang di sekitarnya. :)
KITA TERSENYUM BUKAN KARENA SESUATU YANG BAIK TERJADI, TETAPI SESUATU YANG BAIK TERJADI KARENA KITA TERSENYUM
WE DON'T SMILE BECAUSE A GOOD THING HAPPENED, BUT A GOOD THING HAPPENS BECAUSE WE SMILED.
Monday, May 9, 2011
Smile (fakta 30%, sisanya hanya dilebih-lebihkan)
Ferry's Birthday 07052011
Okay, because he is my classmate, and we ever had a strange situation. I'll write about us here.
ferry and I hadn't talked each other for few weeks before his birthday. I think "he don't like my act and my attitude". Actually I was the one who didn't make the conversation, for firstly. Strangely, I didn't try to talk to him and vice versa, because he and i didn't know how to start it. Lol
when his 21st birthday (07052011), I bought 13 cupcakes. Why must be 13?? Okay, Idk about it. Maybe I was thinking that it must be an unlucky number that nobody (figure of speech: totum pro parte) likes it. It would describe our friendship on that time (so unlucky because we didn't have any chat for a long time whereas we always met in the class).
The cupcakes brought a lucky day. Because of them, ferry talked to me again. (Not a big deal, overall). And ferry thought that I was deliberately silent for his birthday. Ok, It increased my worried.
Last night, when I was online my "yahoo messenger". I called him there, to ask for our homework's answer (we were in different team, and I wanted to copy his answer). I decided to tell the truth to him, because our friendship had been normal again.
Lol, I felt the different of his attitude last night. Perhaps, because he was more mature when he started to become 21 years old.
Before finish this article, I wanna say "HAPPY BIRTHDAY" again, for the umpteenth time, to ferry. Wishing a better attitude, better act, and better life.
Don't ever let your friends go away from you, either intentionally or not. that's very dangerous!!
ferry and I hadn't talked each other for few weeks before his birthday. I think "he don't like my act and my attitude". Actually I was the one who didn't make the conversation, for firstly. Strangely, I didn't try to talk to him and vice versa, because he and i didn't know how to start it. Lol
when his 21st birthday (07052011), I bought 13 cupcakes. Why must be 13?? Okay, Idk about it. Maybe I was thinking that it must be an unlucky number that nobody (figure of speech: totum pro parte) likes it. It would describe our friendship on that time (so unlucky because we didn't have any chat for a long time whereas we always met in the class).
The cupcakes brought a lucky day. Because of them, ferry talked to me again. (Not a big deal, overall). And ferry thought that I was deliberately silent for his birthday. Ok, It increased my worried.
Last night, when I was online my "yahoo messenger". I called him there, to ask for our homework's answer (we were in different team, and I wanted to copy his answer). I decided to tell the truth to him, because our friendship had been normal again.
Lol, I felt the different of his attitude last night. Perhaps, because he was more mature when he started to become 21 years old.
Before finish this article, I wanna say "HAPPY BIRTHDAY" again, for the umpteenth time, to ferry. Wishing a better attitude, better act, and better life.
Don't ever let your friends go away from you, either intentionally or not. that's very dangerous!!
Subscribe to:
Comments (Atom)